Jakarta – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia yang berlangsung 12–14 Februari 2026 di Hotel Sultan Jakarta resmi ditutup oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., pada Jumat, 13 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Prof. Yassierli menekankan pentingnya transformasi serikat pekerja menjadi organisasi yang kuat dan profesional. “Serikat pekerja harus bertransformasi menjadi organisasi yang gagah, tidak hanya lincah di lapangan tetapi juga memiliki ahli produktivitas, ahli K3, dan ahli hubungan industrial. Minimal para anggota dan pengurus memiliki satu sertifikat kompetensi,” ujarnya pada penutupan RAKORNAS KSPSI 2026, Hari Sabtu (14/2) di Hotel Sultan, Jakarta.

Menurutnya, serikat pekerja memiliki peluang menjadi narasumber, instruktur, maupun konsultan K3 yang dapat membantu sekitar 26 ribu industri menengah dan besar di Indonesia. Ia juga mengajak seluruh pihak berkolaborasi dalam mendukung penguatan norma ketenagakerjaan, norma K3, serta perlindungan pekerja platform.

“Tenaga kerja bukan objek, tetapi subjek pembangunan yang mampu memajukan perusahaan dan memberikan kontribusi terbaiknya,” ungkapnya.

Menaker juga menyampaikan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan tengah menyiapkan sistem informasi pasar kerja melalui platform “Siap Kerja” yang mengintegrasikan jutaan lowongan kerja dari portal swasta dan pemerintah. Ia optimistis budaya gotong royong, musyawarah mufakat, dan semangat melayani (caregiver) sebagai DNA bangsa dapat menjadi keunggulan dalam membangun hubungan industrial yang harmonis.

Prof. Yassierli memaparkan lima level kemitraan hubungan industrial, mulai dari terfragmentasi tanpa serikat pekerja, transaksional, harmoni, kolaboratif yang mendorong inovasi, hingga transformatif yang berorientasi pada kontribusi bagi ekosistem industri dan bangsa. “Esensi bekerja adalah memanusiakan manusia dan membuka ruang agar setiap potensi dapat tumbuh,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP KSPSI, Dr. Moh Jumhur Hidayat, dalam sambutan penutupan menyampaikan pentingnya verifikasi teknis jumlah anggota serikat pekerja yang akan diumumkan pada Juni mendatang oleh Dirjen terkait. Ia juga menegaskan harapan agar UU Ketenagakerjaan baru yang sedang disiapkan pemerintah bersama DPR dapat menghadirkan keadilan bagi seluruh pihak.

“Undang-undang yang baru harus menguntungkan pengusaha dan menguntungkan buruh. Kalau salah satu dirugikan, itu bukan solusi. Kita ingin regulasi yang adil dan membawa kejayaan bagi Indonesia,” ujarnya.

Pemberian penghargaan oleh DPP KSPSI kepada DPD KSPSI terbaik (DPD Prov. Banten) dan mitra perusahaan terbaik (PT. Gajah Tunggal, TBK)

Pada rangkaian penutupan, DPP KSPSI juga memberikan penghargaan kepada DPD KSPSI terbaik dan perusahaan mitra yang dinilai berhasil menjalankan K3 serta membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, berkeadilan, dan transformatif.

Penghargaan DPD KSPSI Terbaik diberikan kepada DPD KSPSI Provinsi Banten yang diketuai oleh Dedi Sudarajat, S.H., M.H., M.M., CTA.

Sementara itu, penghargaan Perusahaan Mitra Terbaik KSPSI diraih oleh PT Gajah Tunggal Tbk atas komitmennya dalam menjalankan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta membangun kemitraan hubungan industrial yang produktif.

Rakornas KSPSI 2026 menjadi momentum penguatan sinergi kemitraan antara pemerintah, serikat pekerja, dan dunia usaha dalam mendorong industrialisasi yang maju serta kesejahteraan pekerja yang berkelanjutan.